Halaman

Selasa, 08 November 2022

Operasi fungsi

 gfvhjsakhm

Macam-macam Fungsi

 (1) Fungsi Linier

Bentuk umum fungsi linier adalah f(x) = mx + c atau y = mx + c, dimana m adalah gradien garis fungsinya.

Grafik fungsi ini berbentuk garis lurus,

sehingga secara umum daerah asal

suatu fungsi linier adalah Df = {x│x ε

bilangan real } dan daerah hasilnya

Rf = {y│y ε bilangan real }.

Sebagai contoh pada fungsi y = 2x – 6

disamping terlihat bahwa daerah

asalnya adalah sumbu-X dan daerah hasilnya adalah sumbu-Y.

Namun jika daerah asal dibatasi dengan interval tertentu pada sumbu-X maka

daerah hasilnya akan mengalami perubahan.

Terdapat dua macam fungsi linier, yaitu fungsi linier monoton naik (ditandai

dengan m > 0), dan fungsi linier monoton turun (ditandai dengan m < 0)

Syarat fungsi linier f(x) monoton naik

adalah jika x1 dan x2 adalah anggota

himpunan daerah asal serta x1 < x2

maka f(x1) < f(x2) Seperti contoh pada

gambar disamping


Relasi dan Fungsi

 A. Pengertian Relasi dan Fungsi

Banyak fenomena atau kejadian alam yang dapat dihubungkan dengan suatu relasi

Sebagai contoh, misalkan diberikan dua himpunan :

A = {sepeda, sepeda motor, sedan, angkot, bus}

B = {roda dua, roda tiga, roda empat, roda enam}

Bagaimanakah hubungan antara himpunan A (jenis kendaraan) dan himpunan B

(banyaknya roda kendaraan) ? Untuk menggambarkannya, dapat dilihat pada diagram

berikut ini :











Operasi fungsi

 gfvhjsakhm